Monday, December 17, 2012

SURVEY BATHYMETRI


Kali ini hanya mengingatkan terhadap mata kuliah hydrografi, terkait dengan pelaksanaan pekerjaan survey bathymetri di Meulaboh Aceh Barat.
Survey Bathymetri dimaksudkan untuk menyajikan data-data yang dihasilkannya selama pelaksanaan di lapangan, dengan tujuan untuk memperoleh gambaran kondisi pantai, dasar dan kedalaman air dilokasi rencana Proyek Barge Loading Conveyor System.
Survey Bathimetri yang telah dilaksanakan terdiri dari :
-          Pekerjaan persiapan, pengumpulan data dan peta laut yang berhubungan dengan lokasi proyek, Penyiapan program kerja, Persiapan dan pemeriksaan alat, Pelaksanaan Bar Check, Pelaksanaan Survey sounding. Peralatan yang dipergunakan :  Echosounder 1 unit Map Sounder 420 S, Alat Bantu 1 buah perahu sounding, 1 buah palem pasut, 1 buah Tide Gauge, 1 set total Station GTS 235 N, 1 set Water pass Topcon Tunner

Prosedur Survey

1). Survey Bathymetry dilaksanakan dengan   mempergunakan GPS Mapsounder 420 S yaitu   peralatan yang berfungsi untuk mengukur kedalaman air laut. 2). Alat ini dilengkapi dengan Automatic Recorder yang dapat mencatat “Countinous profile” dari dasar laut. 3). Hasil pengukuran langsung dicetak dalam bentuk koordinat X, Y dan Z untuk setiap lajur sounding. 4). Penentuan posisi tiap lajur dilaksanakan dengan cara membuat lajur sounding di program mapsource dengan interval lajur 10 m. 5) Boat sounding dipandu dengan mempergunakan lajur yang telah dibuat, untuk penentuan posisi fix ditentukan dengan jarak 10 m secara otomatis (elektronik). 6). Untuk memudahkan penentuan posisi maka selama pelaksanaan sounding kapal diusahakan tetap mengikuti lajur rencana. 6). pengikatan dilakukan dengan menggunakan Total Station setelah sounding

Secara  singkat urutan pelaksanaan survey sounding adalah sebagai berikut :
-     Memasang patok pengarah sepanjang pantai/areal yang akan di sounding pada setiap jarak 10 m
-     Membuat ikatan antara patok-patok pengarah dari titik  BM referensi  
-     Bar Check sebelum dan sesudah pelaksanaan survey sounding.
-     Pelaksanaan sounding.
-     Positioning dikontrol dengan patok-patok pengarah dan bendera pantai.
-     Fixed ditentukan setiap jarak 10 m.
-     Pengukuran pasang surut untuk koreksi kedudukan air laut pada saat sounding.

Penggambaran hasil pemetaan bathimetri digabungkan dengan topografi pada peta skala 1 :1000  dengan interval kontur 0,5 m. Penyajian hasil dilengkapi :
·                     Koordinat titik Fix
·                     Daftar koordinat titik sounding
·                     Data hidrografi

Hasil calculation & pengukuran disimpulkan dasar laut di daerah lokasi proyek muka Rencana Dermaga  cukup landai untuk sebelah AS rencana kedalaman laut -5 m LWS dengan jarak ± 270 dari pantai, sedangkan sebelah timur dan barat dengan jarak ± 280 m dari pantai. 
Dasar laut Kedalaman -10 m LWS sebelah As Rencana Coveyor berjarak ± 690 m dari BM. CP15.

No comments: